Satu Juli 2010. Dua bulan sudah dilalui. Dan di bulan yang kedua dilewati dengan kesalahpahaman, perdebatan, pokoknya hal-hal yang membuat tidak tenang.
Tidak semuanya adalah disebabkan oleh kamu, aku, kita. Bisa saja situasi dan kondisi di luar itu semua. Ya kamu tahu lah, satu bulan kemarin aku tertekan. Penuh tekanan. Tidak ingin mencoba menjadi jiwa yang pasrah. Menyerah.
Saya berusaha, berjuang hanya untuk satu gelar yang sudah diidam-idamkan oleh keluarga, saudara, teman, sahabat, termasuk aku dan kamu. Dan hingga akhirnya, aku meluapkan semuanya dalam satu emosi yang tidak jelas.
Menjadi makhluk yang sangat super sensitif sekali pada setiap apa yang terjadi. Selalu merasa ada yang tidak beres. Suasana hati yang cepat sekali berubah. Angkuh. Dan tidak acuh. Egois, ya aku egois. Hanya mementingkan diri aku sendiri.
Padahal, kita sama saja. Telur-telur rentan yang berada di ujung tanduk. Kita bergulat pada permasalahan yang sama.
Jadi, di chandra baru ini. Mari kita jadikan sebagai semangat untuk mengejar harapan dan cita-cita yang sempat tertunda. -yeah-
Cukup kita membicarakan mereka. Baik itu cerita masa lalu atau pun kekaguman. Ini cerita kita kisah kita tinta kita. Terhitung 6 Juni 2010, kita hentikan saling memancing cemburu dengan menyebut nama mereka.
Mungkin jawabannya adalah… kok bisa sih dLa mau sama si Ung. aneh deh. Padahal kan gue malah lebih cakep, lebih imut, lebih berisi lebih.. wah banyak lah kelebihan aku. Ga habis pikir, kenapa juga si Ung lebih memilih dLa ketimbang aku?
Gara-gara ngutak-ngatik nih rubik jadi kepaksa harus beli…

Mana dompet aku isinya angin doang. Untung kamu pengertian untuk ngutangin sebagian. “Maaf ya mas, klo bisa dikembalikan seperti semula.” Tapi ga sia-sia kok. Setelah berkelut dengan kening berkerut-kerut, akhirnya… Ternyata aku hebat Kan!! (lagi sombong)![]()
Regina Spektor - Us They made a statue of us They’ll name a city after us We wear our scarves just like a noose We’re living in a den of thieves They made a statue of us And it’s contagious *ini salah satu soundtrack “500 days of summer”
And it put it on a mountain top
Now tourists come and stare at us
Blow bubbles with their gum
Take photographs have fun, have fun
And later say it’s all our fault
Then they’ll give us a talking to
Then they’ll give us a talking to
Because they’ve got years of experience
We’re living in a den of thieves
Rummaging for answers in the pages
We’re living in a den of thieves
And it’s contagious
And it’s contagious
And it’s contagious
And it’s contagious
But not ’cause we want eternal sleep
And though our parts are slightly used
New ones are slave labor you can keep
Rummaging for answers in the pages
We’re living in a den of thieves
And it’s contagious
And it’s contagious
And it’s contagious
And it’s contagious
They made a statue of us
The tourists come and stare at us
The sculptor’s marble sends regards
They made a statue of us
They made a statue of us
Our noses have begun to rust
We’re living in a den of thieves
Rummaging for answers in the pages
Were living in a den of thieves
And it’s contagious
And it’s contagious
And it’s contagious
And it’s contagious
And it’s contagious
And it’s contagious
And it’s contagious
Hari ini hari jumat tanggal 14 Mei 2010, Long Weekend. Sebenernya males keluar rumah, tapi apa daya, tugas memanggil : jaga toko MAHANAGARI. Males keluar rumah karena pasti macet sekali. Dan aku gak suka suasana Bandung kalo macet dan penuh dengan kendaraan roda empat ber-plat B. Membuat macet jalanan kota Bandung yang memang sudah sempit. Tapi salahnya kota bandung juga sih, kenapa bikin kotanya jadi menarik untuk didatangi turis domestik. Seharusnya aku jaga dari jam satu siang sampai jam tujuh malam. Tapi karena satu hal, aku harus jaga sampai closing alias jam operasional BIP berakhir. Tapi gapapa, soalnya ditemenin Ung. Emm, asiiiikkk. Makasi ya, Ung. Maaf sebelumnya kepada Teh Sies, aku membawa ‘orang asing’ untuk ikut jaga toko, hehe. Kan biar jualannya SEMANGAT ! ;p Emm, ngomong-ngomong soal Teh Sies, barusan beliau dateng menengok toko, sedikit kaget juga, takut diomelin gara-gara ada ‘orang asing’ di toko. Tapi untung saja tidaaaaakk, hehe. Kebetulan lagi ngomongin Teh Sies, aku mau bilang kalo dia adalah orang keempat yang bilang kalo aku dan Ung MIRIP !! Dan Ulu pun berpendapat SAMA !! Berarti sudah ada lima orang yang bilang kalo kita MIRIP ! Aku tuh masih bingung, mirip dimananyaaaaaaaa….
Ung, sekarang aku lagi ceting sama orang Libanon yang tiba-tiba nge-add facebook aku. Obrolannya gak banget deh . Menjjijikan !
Lain kali klo makan es campur jangan muncrat ya… hihihihi.. Tapi nanti mah jangan makan es campur di sana ya, pake santan tuh! Ga baik buat maag kamu.. hehehehe